3 Tunggal Putra Indonesia Rontok


Tiga dari sembilan tunggal putra Indonesia yang berpartisipasi dalam turnamen Yonex Chinese Taipei Open 2019 harus berpartisipasi dalam babak kualifikasi sebelum tampil di babak utama turnamen, yang diadakan mulai 3 – 8 September 2019 di Taipei Taiwan, Chinese Taipei. Sangat memalukan, tampaknya tidak ada dari mereka yang bisa memasuki putaran turnamen dengan level super 300 yang berpartisipasi dalam seri Tur Dunia BWF HSBC setelah kehilangan lawan-lawan mereka. Tunggal putra yang gagal adalah pemain non-nasional Henrikho Kho Wibowo, setelah pertandingan kualifikasi di babak pertama langsung kehilangan dua set pemain Hong Kong Chan Yin Chak dengan skor 8-21 16-21. Berikutnya pemain negara paling penting Ikhsan, Leonardo Imanuel Rumbay. Ikhsan memenangkan kit karet atas petenis Singapura Jia Wei Joel Koh pada babak kualifikasi pertama dengan skor 23-25 ​​21-11 21-11, tetapi pada babak kedua kualifikasi harus menjadi keunggulan pemain China Taipei Hsueh Hsuan Yi Kenali setelah bertarung dengan set karet dengan skor 19-21 21-5 20-22

Selain itu, pemain non-nasional Yehezkiel Fritz Mainaky segera kehilangan set karet di babak kualifikasi pertama pemain Makau Pui Pang Fong dengan skor 21-18 15-21 18-21. Dalam kompetisi putaran kedua Swiss Open 2019, yang diadakan di Field 1, St Jakobshalle Basel, Basel, Swiss, Jonathan Christie menghadapi perwakilan India, Subhankar Dey. Jonathan Christie juga harus mengakui kekalahannya dengan skor akhir 21-12, 20-22, 17-21 atas Subhankar Dey dalam 1 jam 11 menit. Hasil ini cukup untuk membawa Jonathan Christie ke perempat final Swiss Open 2019. Empat poin pertama Jonathan memulai pertandingan pertama, sehingga skor dimenangkan 4-0 dibandingkan dengan Subhankar Dey. Jonathan kemudian memainkan permainan bersihnya yang membuat sang wakil India kewalahan. Jonathan yang tangguh mampu meningkatkan keunggulannya menjadi 8-4.

Jonathan juga mampu menangkap interval di pertandingan pertama dengan keunggulan 11-4 setelah bola lobinya tidak diharapkan oleh Subhankar Dey. Setelah istirahat, bocah nakal yang dikenal Jojo masih menunjukkan permainan dengan kecepatan sedang. Dropshot Jojo tidak dapat dikembalikan oleh perwakilan India, yang mengubah skor menjadi 16-10. Jojo mampu mengangkat kotak pada poin-poinnya setelah Subhankar Dey telah merilis penyebaran luas, poin menjadi 18-12. Akhirnya Jonathan memenangkan pertandingan pertama dengan skor 21-12 setelah membentur sebuah gol yang menghancurkan ke sudut area lawan. Selanjutnya, giliran Jonathan yang menjadi depresi pada awal pertandingan kedua, di mana wakil India itu mampu mencapai enam poin pertama, dengan keunggulan 6-0 atas Jonathan. Setelah ia memperkecil kedudukan dengan skor 5-9 melalui permainan net yang mulus, Jonathan tertinggal hingga jeda pertandingan kedua dengan angka 8-11.

Setelah istirahat, Jonathan mulai menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan melakukan serangan yang tepat. Jonathan juga berhasil memperkecil keterlambatannya dengan skor 12-14 setelah Subhankar Dey melakukan kesalahan. Jonathan secara tak terduga dapat diikat sampai hanya 16-16 setelah perwakilan India tidak dapat mengantisipasi garis kerasnya. Tidak menyadari bahwa poinnya disusul, Subhankar Dey kembali menunjukkan serangan yang membuatnya sulit, jadi dia kembali unggul dengan skor 19-16. Jonathan masih bisa menyamakan 20-20 karena lompatannya yang tepat. Namun, karena penganiayaan berat wakil India, ia menang 22-20 di game kedua, memaksa kedua wakilnya bermain maksimal tiga pertandingan. Game ketiga dimulai dengan dua wakil yang sudah memiliki pertarungan yang sulit.

Dua poin dibuat dari 1-1 hingga 10-10 dicetak oleh dua perwakilan. Kembali tanggung jawab dari Subhankar Dey segera ditabrak oleh Jonathan, mengunci interval pada interval game ketiga dengan keunggulan 11-10. Setelah jeda, wakil India berbalik dengan skor 14-13 ketika Jonathan kembali dari lapangan. Subhankar Dey mampu menambah keunggulannya, yang kini mencapai 19-16 atas wakil Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *